Tuesday, May 4, 2021

Asal Aksara Jawa, Aksara Kawi = Aksara Jawa Sans Serif?

Melanjutkan dari post aku sebelumnya tentang aksara di Asia Tenggara, sekarang aku mau bahas aksara di Indonesia! Karena aku besar di Yogyakarta, aku mau bahas khususnya Aksara Jawa. Waktu di sekolah aku paham, bentuk Aksara Jawa itu kayak gimana. Tapi baru-baru ini aja aku mikir, asalnya dari mana, ya?

Dari Wikipedia, tertulis bahwa Aksara Jawa itu asalnya dari Aksara Kawi, atau disebut juga Aksara Jawa Kuno. Namanya sama-sama Aksara Jawa, tapi kenapa Aksara Jawa yang sekarang sudah dianggap berbeda dengan Aksara Jawa yang dulu? Ternyata yang membedakan adalah serif-nya! Apa itu serif?

Gambar di atas adalah contoh huruf F dengan dan tanpa serif. Yang kiri serif, sementara yang kanan sans (tanpa) serif. Sudah keliatan bedanya? Kalau belum, coba lihat gambar berikut:

Pada gambar di atas, serif itu bagian yang warna hijau. Kemudian, gimana dengan Aksara Jawa? Coba lihat gambar di bawah ini!


Gambar di atas menunjukkan huruf CA pada Aksara Jawa. Huruf yang paling kiri menunjukkan Aksara Kawi, sementara huruf yang paling kanan itu adalah Aksara Jawa yang sekarang. Di tengah, kalian bisa lihat proses penambahan serif-nya. Jadi awalnya cuma tambah garis aja sedikit. Tapi lama-lama jadi makin panjang. Sampai akhirnya jadilah Aksara Jawa yang sekarang!

Nah, dari situ aku jadi terinspirasi untuk buat font Aksara Jawa Sans Serif! Sebelum menghilangkan serif-nya, kita perlu tau dulu, mana yang serif, dan mana yang memang bagian asli dari hurufnya. Setelah aku bandingkan sama Aksara Kawi, kira-kira seperti ini bagian serif untuk semua hurufnya:

Secara umum, serif di Aksara Jawa itu mengapit huruf aslinya. Kecuali di huruf RA, KA, JA, dan THA. Serif-nya cuma di awal atau di akhir huruf. Setelah serif-nya di hapus, jadinya seperti ini:

Karena mengikuti aksara Kawi, untuk huruf NA dan DA aku tambahin garis di atasnya. Terus di huruf CA sama WA, garis atasnya aku terusin sampai ketutup. Huruf BA sama NGA ditambahi garis bawah. Huruf YA bagian tengahnya digabungin (jadi berbentuk W). Dan terakhir, huruf RA garis atasnya dibuat dobel. Yang aku biarin tetap sama Aksara Jawa sekarang itu huruf JA. Sama huruf DHA aku ngga tutup kayak di Aksara Kawi.

Akhirnya, ini dia hasilnya, font Aksara Jawa Sans Serif! 😄


Keterangan sandhangannya: wulu yang lingkaran kecil, suku yang turun kebawah, taling yang kayak angka 6, tarung yang kayak angka 7, pepet yang setengah lingkaran di atas, layar yang garis vertikal diatas, wignyan yang dua lingkaran atas bawah, cecak yang lingkaran kecil ada buntutnya, dan terakhir pangkon itu yang garis bawah.

Aku ngga buat pasangannya karena banyak, jadi pakai pangkon aja. Buatnya di aplikasi FontForge sama Inkscape. 😊

Gimana? Sudah bisa baca tulisannya? 😄

0 comments:

Post a Comment